Langsung ke konten utama

Pa Oyen Bandung

Foto : Rhaffa Izzatul Awaliyah

Pa'Oyen adalah usaha keluarga secara turun temurun. Meski namanya sangat terkenal di Bandung, Yoga menegaskan tidak membuka franchise ke orang lain agar rasa aslinya tetap terjaga. Sejarah es campur Pa Oyen berawal dari tahun 1954. Kala itu Pa Oyen berjualan dengan menggunakan gerobak. Lokasinya saat ini ada di Jalan Raya Sukajadi nomor 8, tepatnya di depan Hotel Zest Sukajadi. Kini Pa Oyen memiliki 3 cabang Khusus di Jakarta salah satunya berlokasi di Ampera Garden, Jalan Ampera Raya, Cilandak Timur, Pasar Minggu, Jakarta selatan namanya adalah 'Siomay & Es Sekoteng Pa'Oyen Bandung'.

Sesuai dengan nama kedainya, dua menu favorite yang paling laris dipesan pembeli yaitu Siomay dan Es Sekoteng. Disajikan diatas piring putih, siomay dilengkapi dengan tahu, kentang, kol, telur, bumbu kacang dan jeruk nipis yang dipisah. Nah untuk Es Sekotengnya berisi biji delima merah, kelapa muda, alpukat, kolang kaling ditambah susu kental manis, air gula dan es batu yang pastinya membuat tenggorokkan segar saat cuaca panas. Rasa ikan tenggirinya sangat berasa, apalagi ditambah dengan bumbu kacang yang membuat lidah berdecak (Warta Kota/Anggie Lianda Putri). Selain dua menu itu, tersedia juga : 

  1. Batagor
  2. Es Kelapa
  3. Es Alpukat
  4. Es Jeruk Kelapa, dan 
  5. Mie kocok khas Bandung.

Harganya pun cukup murah, untuk siomay dan batagor dibandrol Rp 24.000 per porsi, es sekoteng dan es kelapa Rp 16.000 per porsi, es alpukat dan es jeruk dan kelapa dibandrol Rp 17.000. Buka setiap hari mulai pukul 10.00 sampai 23.00 WIB, Pa'Oyen bisa menjual hingga 100 porsi es sekoteng dalam sehari.

"Sehari kita stok 100 porsi, dan jam delapan malam biasanya sudah habis," ujar Owner, Yoga. Dalam sehari, Yoga bisa mendapat omzet Rp 2.000.000 bahkan bisa mencapai Rp 3.000.000 di akhir pekan. Di Ampera Garden terdapat banyak penjual makanan lain, tapi Yoga tidak takut bersaing dan tetap optimis.

"Namanya rasa enggak bisa bohong, pelanggang tetap juga sudah lumayan banyak dari orang-orang kantor sekitar sini," ujar Yoga.


Kini Pa Oyen menjadi salah satu favorit bagi masyarakat dikarenakan mempunyai ciri khas tersendiri dan pemiliknya keluarga semua jadi tidak dapat diperjual belikan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ragam Pasar Loak Di Jakarta: Perdagangan dan Kisah-Kisah yang Tersembunyi

     Di tengah hiruk-pikuk kehidupan kota, Pasar Loak Di Jakarta muncul sebagai tempat yang menyimpan cerita-cerita tersembunyi dan kehidupan pedagang yang penuh warna. Kita akan menyelusuri keunikan pasar loak ini dan merangkai kisah-kisah pedagang yang menjadi bagian tak terpisahkan dari keberlanjutan pasar ini.      Jembatan Item dan Kebayoran, yang telah menjadi pusat perdagangan sejak zaman dahulu, menawarkan lebih dari sekadar barang-barang bekas. Pasar loak ini menjadi pintu gerbang ke masa lalu, memamerkan barang-barang antik, koleksi vinil langka, dan artefak sejarah yang mencerminkan kekayaan budaya masyarakat.      Pedagang di Pasar Loak Jembatan Item dan kebayoran tidak hanya menjual barang-barang, mereka juga berperan sebagai penjaga warisan budaya. Banyak dari mereka memiliki pengetahuan mendalam tentang sejarah setiap barang yang mereka jual, dan mereka dengan antusias menceritakan cerita di balik setiap temuan yang menarik per...

Bilik Kucing Cat Cafe

  Bilik Kucing Cat Cafe  Kalau kamu jenuh dengan Cafe yang hanya 'begitu-begitu' saja, mungkin Bilik Kucing akan menjadi salah satu cafe yang akan masuk list cafe kalian. Cafe yang akan langsung menghilangkan penat kalian selama bekerja sambil menikmati minuman & makanan ringan yang disajikan di cafe ini. Cafe yang berletak di Jl. K.H.M Usman No. 80A, Kukusan, Depok, Jawa Barat ini meng-hadirkan konsep cafe yang cukup unik, yaitu kita bisa menikmati sajian yang disediakan di cafe ini sambil ditemani oleh para kucing-kucing anabul disini, sambil bekerja & hanya sekedar nongkrong santai menikmati hari bersama para anabul-anabul di Bilik Kucing Cat Cafe                                                                                             De...